Farhan, Muhammad Wafiq (2026) Kesadaran Hukum Pelaku Usaha Laundry di Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan terhadap Kerusakan Barang Konsumen. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
10222023_Bab I dan Bab V.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
10222023_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text
10222023_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya risiko kerusakan barang milik konsumen dalam proses pencucian pada usaha laundry. Kondisi tersebut menuntut pelaku usaha untuk memahami dan melaksanakan kewajibannya dalam memberikan perlindungan kepada konsumen, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesadaran hukum pelaku usaha laundry di Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, terhadap kerusakan barang milik konsumen serta bagaimana kesadaran tersebut tercermin dalam praktik usaha sehari-hari. Analisis kesadaran hukum menggunakan empat indikator menurut Soerjono Soekanto, yaitu pengetahuan hukum, pemahaman hukum, sikap hukum, dan pola perilaku hukum. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara terhadap lima pelaku usaha laundry, serta dokumentasi dan studi kepustakaan. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif untuk menggambarkan pengetahuan, pemahaman, sikap, dan perilaku pelaku usaha terkait tanggung jawab atas kerusakan barang konsumen. Penelitian ini berfokus pada praktik penanganan keluhan dan pemberian ganti rugi ketika barang konsumen mengalami kerusakan yang diduga terjadi akibat proses pencucian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan pemahaman hukum pelaku usaha laundry mengenai perlindungan konsumen masih terbatas. Meskipun demikian, sebagian pelaku usaha menunjukkan sikap peduli dan bersedia bertanggung jawab ketika kerusakan barang terjadi karena kesalahan atau kelalaian dalam proses laundry. Pelaksanaan tanggung jawab dan pemberian ganti rugi belum seragam karena bergantung pada penilaian serta kebijakan masing-masing pelaku usaha. Dengan demikian, kesadaran hukum pelaku usaha lebih tampak melalui upaya praktis dalam menyelesaikan permasalahan daripada melalui pemahaman yang terperinci terhadap ketentuan hukum. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan pemahaman hukum diperlukan agar tanggung jawab pelaku usaha terhadap konsumen dapat dilaksanakan secara lebih konsisten.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | kesadaran hukum, pelaku usaha laundry, perlindungan konsumen, kerusakan barang, ganti rugi | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 24 Oct 2026 06:55 | ||||||||
| Last Modified: | 24 Oct 2026 06:55 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20492 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
